Bawang Merah Mengingkatkan Antibodi dan Menyembuhkan Berbagai Gangguan Kesehatan | KUNETIZEN

Bawang Merah Mengingkatkan Antibodi dan Menyembuhkan Berbagai Gangguan Kesehatan




Bawang  Merah Mengingkatkan Antibodi dan Menyembuhkan Berbagai Gangguan Kesehatan

Kunetizen.com : Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan antibodi atau kekebalan tubuh, diantaranya adalah dengan berolahraga dan menjaga asupan nutrisi yang bersumber dari makanan yang dikonsumsi dengan menjaga dan mengatur pola makan  serta menjalani gaya hidup yang sehat seperti tidur teratur, tidak merokok dan senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Karena jika sistem kekebalan tubuh kuat maka tubuh pun akan selalu senantiasa sehat, tidak mudah sakit dan  dapat beraktifitas dengan maksimal setiap harinya.

Kekebalan tubuh atau antibodi ini merupakan perisai yang melindungi tubuh dari berbagai ancaman paparan kuman, bakteri, parasit, bahkan virus. Dimana saat perisai ini lemah, maka semua ancaman kuman-kuman dan berbagai sumber penyakit tadi akan dengan mudahnya masuk dan menginfeksi ke dalam tubuh sehingga tubuh harus menyiapkan perisai perlindungan diri atau kekebalan tubuh yang kuat untuk menangkalnya. 


Bawang merah ternyata memiliki manfaat yang sangat besar bagi tubuh, bukan hanya sekedar dapat digunakan sebagai bumbu masakan, penyedap dan pewangi masakan belaka. Dibalik kelezatan racikan masakan yang dibubuhi bawang merah, bawang merah  juga memiliki banyak kandungan senyawa bioaktif di dalamnya. Bawang merah  bahkan sudah digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit sejak zaman Yunani dahulu, bangsa Yunani menggunakan bawang merah sebagai bahan racikan obat-obatan tradisional untuk menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan termasuk penyakit kulit, keropos tulang, diabetes, gangguan tenggorokan dan kolesterol tinggi, bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang merah dapat mengurangi resiko terkena berbagai jenis kanker yang mengintai tubuh, rutin mengonsumsi bawang merah dengan takaran yang sedang diduga merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk menangkal kanker usus bagian bawah serta kanker ovarium.

Bawang  juga dipercaya dan  terbukti dapat membantu meningkatkan antibodi atau kekebalan tubuh, serta menjaga kekebalan tubuh untuk selalu maksimal melindungi diri dari berbagai paparan sumber penyakit. Hal ini disebabkan karena senyawa-senyawa yang terkandung didalamnya. 

Adapun senyawa-senyawa berkhasiat yang terkandung di dalam bawang merah ini diantaranya, adalah:

1.Senyawa Polifenol. 
Penting untuk diketahui bahwa dalam bawang merah terkandung senyawa polifenol yang sangat luar biasa, senyawa ini merupakan senyawa yang sangat berkhasiat sebagai antioksidan bagi tubuh, sehingga imunitas dan kekebalan tubuh pun selalu terjaga.

2.Vitamin E, K, zat besi, fosfor, magnesium, natrium, kalium, dan zinc (seng)
Dengan banyaknya vitamin dan sumber mineral yang terkandung dalam bawang merah ini maka dengan rutin mengonsumsi bawang merah dengan takaran yang sedang akan berpengaruh untuk menjaga asupan vitamin dan mineral bagi tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami kekurangan asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan 

3.Senyawa Potasium 
Senyawa potasium dalam bawang  merah yang berfungsi untuk meningkatkan pelepasan nitrat dalam tubuh sehingga menjaga tubuh tetap memiliki tekanan darah yang stabil, serta menekan tekanan darah tinggi bagi pengidap hipertensi

4.Senyawa Allicin
Senyawa Allicin  dalam bawang merah dapat memproduksi enzim reductase dalam  hati, dimana enzim ini berperan dalam tubuh untuk mengatur kadar kolesterol sehingga bawang merah secara tidak langsung dapat mengontrol kolesterol dalam tubuh. Selain 

itu, senyawa allicin juga dapat menjaga dan meningkatkan  kesehatan jantung, mencegah aterosklerosis bahkan mencegah stroke. 
Rutin mengonsumsi satu siung bawang merah dapat meningkatkan kolestorol baik dalam tubuh sebanyak 30%. Senyawa ini juga 

merupakan antiseptik alami bagi tubuh yang dapat membantu tubuh untuk menghambat mikroorganisme, memperbaiki jaringan-jaringan tubuh  yang rusak dan mempercepat dalam penyembuhan luka.

5.Senyawa Allium dan Allyl Disulfide
kedua senyawa ini merupakan senyawa fitokimia yang bermanfaat sebagai anti diabetes, dimana kedua senyawa ini dapat mengatur kadar gula dalam tubuh untuk selalu dalam keadaan  stabil.

6.Senyawa kalsium 
Kalsium dalam  bawang  merah memiliki banyak sekali manfaat seperti meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang dan menguatkan gigi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi secara rutin setiap hari

7.Senyawa zat besi 
Zat besi yang terkandung dalam bawang merah dapat meransang produksi sel darah  merah. Saat produksi sel darah merah lancar, maka sirkulasi darah dalam tubuh pun akan lancar dan suplai oksigen ke seluruh tubuh pun akan semakin besar sehingga tubuh memilki energi yang besar dan semangat dalam menjalankan aktivitas

8.Senyawa asam gamma-aminobutyric 
Senyawa ini dapat meningkatkan dan mengoptimalkan kerja otak dan meningkatkan kecerdasan. Dengan sirkulasi darah yang lancar, suplai oksigen yang lancar, maka otak pun memiliki banyak bahan bakar untuk melaksanakan tugasnya secara optimal, hal ini lah yang  menjadi faktor peningkat kecerdasan karena kecerdasan pun perlu didukung dengan adanya asupan nutrisi yang terbaik.

9.Senyawa piridoksin 
Senyawa piridoksin ini sebagai pereda stress karena fungsinya yang dapat menenangkan syaraf  sehingga tubuh menjadi lebih rileks.

10.Senyawa Flavonoid
Senyawa flavonoid ini dikenal sebagai anti radang atau anti inflamasi, dimana dengan adanya senyawa ini sangat efektif dalam membantu tubuh dalam mengatasi radang sendi, radang tenggorokan, serta radang anak telinga.

11.Senyawa Alilpropil disulfidae
Sama halnya dengan senyawa flavonoid, senyawa alilpropil ini juga bersifat sebagai anti radang dan anti inflamasi, senyawa ini sangat berkhasiat untuk mengatasi radang, terutama radang hati, bronchitis, maupun kongesti bronchial.

12.Senyawa Filosterol
Filosterol merupakan golongan  minyak nabati atau minyakyang hanya terdapat dalam tumbuh-tumbuhan. Jenis minyak ini merupakan minyak yang aman untuk dikonsumsi para penderita penyakit kardiovaskuler sehingga baik untuk menyehatkan jantung.

13.Senyawa Flavonol
Senyawa ini merupakan antibiotik alami sehingga dapat menangkal virus, bakteri, bahkan berbagai jenis kuman dan parasit.

14.Senyawa Pektin
Senyawa pektin termasuk ke dalam senyawa golongan polissakararida yaitu jenis senyawa yang sukar dicerna, sehingga mampu menurunkan kadar kolesterol dan mengendalikan pertumbuhan bakteri

15.Senyawa Saponin
Senyawa ini merupakan salah satu senyawa penting dalam bawang yang berkhasiat luar biasa, senyawa ini mampu melancarkan sirkulasi darah di dalam tubuh dengan sifatnya yang antikoagulan, serta mampu mengencerkan dahak dengan sifatnya yang berfungsi sebgai ekspektoran.

16.Senyawa Tripropanal Sulfidroksida
Senyawa ini merupakan senyawa yang dapat meningkatkan kepekaan kemampuan syaraf dalam menerima rangsang. Hal ini terbukti 
ketika memotong atau mengiris bawang maka akan mata akan terasa perih bahkan mengeluarkan air mata, dan membuat hidung terasa menyengat. Selain itu, Senyawa Tripropanal Sulfidroksida dalam bawang juga dapat melancarkan pencernaan.

Dengan banyaknya manfaat dari senyawa luar biasa  yang terkandung dalam bawang merah, maka sudah tidak ada lagi alasan  untuk berhenti bahkan tidak mengonsumsi bawang merah. Mengonsumsi bawang merah bukan hanya dengan mengonsumsinya secara langsung, dapat juga dikonsumsi dengan cara diolah  menjadi berbagai olahan masakan, seperti bawang goreng untuk tambahan masakan, acar (pickle), hingga olahan makanan kaleng sehingga tidak perlu kebingungan untuk mengonsumsinya, dan khasiat bawang merah pun tetap akan didapatkan.

Antibodi atau kekebalan tubuh merupakan suatu kesatuan yang membutuhkan kolaborasi dari semua unsur pendukungnya, selain dengan menjaga pola makan,dan rutin mengonsumsi bawang merah, juga penting untuk tetap selalu menerapkan pola atau gaya hidup sehat dengan berolahraga secara teratur dan  istirahat dengan cukup setiap harinya.