Bawang Putih Terbukti secara Ilmiah, Inilah 5 Manfaatnya | KUNETIZEN

Bawang Putih Terbukti secara Ilmiah, Inilah 5 Manfaatnya




Bawang Putih Terbukti secara Ilmiah, Inilah 5 Manfaatnya

Kunetizen.com :  Seorang pasien Belitung, Bangka Belitung Kepulauan berhasil pulih dari Covid-19. Dia dinyatakan sembuh setelah makan bawang putih dipanggang selama 16 hari isolasi di rumah sakit.
Bawang putih dikenal sebagai salah satu obat herbal. Hippocrates, seorang dokter Yunani kuno, sering meresepkan bawang putih untuk mengobati berbagai kondisi medis.

Bawang putih dikenal sebagai kaya nutrisi tapi rendah kalori elemen. Sebuah siung bawang putih (3 g) minyak mentah mengandung:
- Mangan (2 persen dari kebutuhan sehari-hari)
- vitamin B6 (2 persen dari kebutuhan sehari-hari)
- Vitamin C (1 persen dari kebutuhan sehari-hari)
- Selenium (1 persen dari kebutuhan sehari-hari)
- 0,06 gram serat

Bawang putih mengandung hanya 4,5 kalori, 0,2 gram protein, gram dan.1 karbohidrat.

Seiring waktu, ilmu pengetahuan modern telah mengkonfirmasi banyak manfaat kesehatan dari bawang putih. Berikut ini kutipan dari HealthLine.

1. meningkatkan kekebalan tubuh
Bawang putih dikenal karena kemampuannya untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian besar menemukan bahwa konsumsi bawang putih selama 12 minggu dapat meringankan gejala flu yang dialami seseorang. gejala flu itu berkurang dilaporkan rata-rata 70 persen.

Hal yang sama juga ditemukan dalam penelitian lain. Tinggi dosis ekstrak bawang putih disebut dapat mengurangi gejala flu sebesar 61 persen.

Namun, kita perlu lebih banyak penelitian untuk membuktikan manfaat ini.

2. Menurunkan tekanan darah
penelitian pada manusia menemukan bahwa suplemen bawang putih memiliki dampak yang signifikan pada pengurangan tekanan darah.

Satu studi menunjukkan bahwa konsumsi 600-1500 mg ekstrak bawang putih efektif sebagai obat atenolol menurunkan tekanan darah selama 24 minggu. 


3. Turunkan kolesterol jahat
Suplemen disebut bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) sebesar 10-15 persen.

Namun, bawang putih tampaknya tidak mempengaruhi kolesterol baik (HDL) dan trigliserida merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

4. Mencegah Alzheimer dan demensia
Kombinasi dari penurunan tekanan darah dan enzim antioksidan dalam tubuh dapat mengurangi risiko penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer dan demensia.


5. mendetoksifikasi logam berat dalam tubuh

Pada dosis tinggi, senyawa sulfur dalam bawang putih telah terbukti untuk melindungi tubuh terhadap kerusakan organ karena paparan logam berat beracun.


Sebuah studi pekerja di pabrik terkena asam baterai yang terpapar logam kelebihan menemukan manfaat bawang putih. Ditemukan bahwa bawang putih mengurangi kandungan logam dalam darah 19 persen. (Ashar CNN)